Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kalimantan Barat, Slamet Sutantyo menyebutkan realisasi penerimaan pajak pada Semester I di Kalbar baru mencapai 44 persen dari target Rp6,78 triliun. “Kita bersyukur pencapain realisasi yang ada ini dibandingkan tahun sebelumnya tumbuh sebesar 19 persen,” ujarnya di Pontianak, Senin (14/8).

Slamet menjelaskan dari pencapain yang ada tersebut didominasi oleh sektor perdagangan dan baru disusul sektor industri pengolahan sawit dan lain – lainnya. “Sedangkan untuk sektor yang paling turun penerimaanya adalah dari belanja pemerintah. Hal itu dikarenakan saat ini belanja pemerintah masih rendah,” paparnya. Melihat dari hasil yang ada ia mengakui masih butuh usaha keras untuk mencapai target.

Namun ia bersama timnya tetap optimis target yang ada teralisasi sepenuhnya. “Saat ini agar penerimaan negara terus berjalan sebagaimana mestinya kita melakukan sejumlah program baik seputar penyadaran akan pentingnya taat membayar pajak dan sosialisasi tentang pajak,” jelasnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk terus taat dan displin membayar pajak karena dengan membayar pajak dapat berkontribusi membangun negeri. “Kita ketahui bahwa untuk pembangunan di Indonesia 75 persennya itu dari pajak. Artinya dengan membayar pajak maka kita ikut membangun negara ini dan menjadi pahlawan bangsa,” jelasnya. (ant/ind)