Sedikit lilin aromaterapi di kamar tidur atau kamar mandi bisa membantu relaksasi tubuh dan membuat pikiran menjadi lebih tenang. Sayangnya, hal itu tidak dialami Ashley Brawley. Alih-alih mendapatkan ketenangan, Ashley malah panik dan kalang kabut saat lilin aromaterapi kesayangannya dinyalakan.

Tidak hanya kebakaran, lilin aromaterapi yang dipakainya bahkan juga mengalami ledakan dan membuat Ashley mendapatkan luka bakar tingkat satu dan dua di dahi, pipi, hidung, rambut, dan bibirnya. Kejadian yang dirasa berlalu dengan cepat itu terjadi di ruang keluarga. Ashley menyalakan lilin aromaterapi dengan aroma vanilla dan meninggalkannya untuk mengeringkan rambut di kamar mandi. Orang pertama yang menyadari bau terbakar adalah sang anak yang berusia dua tahun.

“Anakku duduk di meja menontonku dan kemudian mencium bau terbakar. Aku berjalan ke ruang keluarga dan saat itu aku melihat lilinku. Benar-benar terbakar. Aku meniupnya sekitar tiga atau empat kali dan saat tiupan yang terakhir, mendadak api naik ke wajahku. Aku langsung berteriak,” papar Ashley yang kini tengah mendapatkan penyembuhan di rumah sakit.
Pengalaman Horror Wanita Kena Luka Bakar karena Lilin AromaterapiAshley Brawley. Foto: istimewa

Tidak hanya terkena api, Ashley juga terkena cipratan lilin panas di wajahnya.

Cody, suami dari wanita yang tinggal di Texas ini, langsung mengecek keadaan dan membantu memadamkan api. Kepanikan yang melanda pun membuatnya gugup dan memilih untuk menyiram api secara langsung dengan air. Tentu saja api kemudian bertambah besar. Akhirnya, Cody memberanikan diri untuk mengambil lilin tersebut dengan sarung tangan dan menyiramnya di luar dengan selang air.

“Setelah aku menyiramnya dengan selang air, lilin itu tiba-tiba meledak berkeping-keping,” tambah Cody.

Kejadian itu terekam dalam kamera CCTV dan menunjukkan bahwa lilin telah menyala selama tiga jam lebih 20 menit. Hal tersebut bukan masalah karena instruksi dari lilin menunjukkan bahwa lilin perlu dinyalakan antara tiga hingga empat jam. Pasangan tersebut juga telah terbiasa merapikan sumbu lilin sebelum dinyalakan sesuai dengan instruksinya.

Lilin aromaterapi yang digunakan Ashley merupakan lilin wangi vanilla dari sebuah brand perawatan tubuh asal Amerika. Dengan tiga sumbu yang dimiliki, lilin tersebut memang menghasilkan api yang lebih besar. Dilansir oleh NBC 5, banyak pelanggan yang mengeluh karena api lilin tersebut lebih besar dari biasanya, namun baru kali ini sampai terjadi ledakan. Ashley pun sempat berpikir apakah lilin yang dibelinya dalam kondisi cacat dan sebenarnya salah produksi.

Karena Cody membagikan unggahan video beserta kronologi kejadian di Facebook, pihak produsen lilin aromaterapi tersebut kini sedang berusaha mencari detail lebih mengenai alasan mengapa ledakan bisa terjadi.

“Kami sangat menyesal bahwa kejadian ini terjadi dan kini sedang menanganinya dengan serius. Keamanan pelanggan adalah prioritas kami dan kami saat ini berusaha menganalisis kasus tersebut lebih lanjut dari pelanggan,” ungkap pihak produsen kecantikan yang cukup ternama itu.